BAYANG BAYANG
sebuah bayangan menjelma
mengikuti arahku, dalam gerak malam
tampa cahaya, kesunyian
menyesakan
kumpalan asap langit-langit kamar
serta potret masa depan
yang sudah berdebu. kusaksikan,
perkelahian panjang mengalir
mendengung ditelingaku
sosok yang tidak asing berkelana
dalam hinanya kata-kata
berlayar diujung jari
terdampar sakit, tercekik, terbelenggu
ruang nasib, tampa aroma dan madu
O,, sosok yang tamak penderitaan!
diwajahmu bersarang garang makian
dipundakmu memikul kesombongan
dikakimu bernanahkan kerakusan
menjelmalah?, demi sebuah isyarat
aku, memungguti kisah-kisah
walau terbelit keras kehidupan
dan aku, hanyalah kerdil rakyat kecil

