Terombang Ambing
dari rantingmu daun berguguran
berjatuhan, melayang menebar bunyi
gemerisik, kemelut bintang jantung berdendang
apakah anak-anak sudah makan
daki melekat dan tetesan keringat mengengat
setiap persimpangan jalan kau punguti sisa-sisa
kehidupan, dilorong-lorong dan gang-gang busuk
kakimu bersahabat.
entah berapa butir beras
kau kumpulkan, dari hasil perjalanan panjang
tanpa batas, sementara anakmu mengembara
mengejar cita-cita yang keras. yang telah kau impikan
aku disini anakmu, dalam bimbang mengukir kehidupan

