MIMPI DALAM PENANTIAN
sepucuk bunga mawar
merah, merekah menebar pesona
dalam jantungku. Sayang!
wahai belahan jiwa.
janji abadi, pada purnama kusampaikan
demi dirimu yang pertama dan yang terakhir
kesungguhan, kujadikan keyakinan
bila bertolak dihatimu
kini, kutakan mengulang tuk meminta
walau perih menjadi akhir kisah
pada pucuk bunga mawar, kuisyaratkan?
namun, bila jiwa tak dapat berlabuh
peluklah? bila ada jiwa lain yang searah
dengarkanlah mimpiku sayang!
bersamamu membangun istana, dengan
warna-warni cahaya berlepasan diudara
membangkitkan gairahku yang runtuh
walau jiwamu tak dapat kusentuh, tapi
sinar cahayamu membayangi
bertaburan dalam sebuah pengembaraan
terombang-ambing aku dalam lautan penantian.

